Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas 2019/2020

Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas 2019 -- Syarat Masuk Sekolah Ikatan Dinas, Persyaratan Pendaftaran Mahasiswa / Taruna Baru Ikatan Dinas, Syarat Penerimaan Mahasiswa / Taruna Baru Ikatan Dinas, Persyaratan untuk Mendaftar Kuliah di Sekolah Tinggi Ikatan Dinas. 2021. 2022.

Pada kesempatan ini admin akan berbagi informasi tentang Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas 2019/2020. Informasi ini ditujukan bagi para calon mahasiswa / taruna baru yang ingin mendaftarkan diri di Sekolah Tinggi Ikatan Dinas. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.


Sekolah Tinggi Ikatan Dinas merupakan lembaga pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah di bawah naungan Kementerian Republik Indonesia ataupun oleh Lembaga Pemerintah Nonkementerian.

Telah dibahas pada artikel-artikel sebelumnya bahwa saat ini ada 8 sekolah tinggi ikatan dinas yang diselenggarakan oleh Pemerintah. Sekolah ikatan dinas yang dimaksud yaitu PKN STAN, STIN, IPDN, STMKG, STIN,  Poltekip dan Poltekim, STSN, dan Perguruan tinggi di bawah Kementerian Perhubungan (11 Sekolah Tinggi, Politeknik dan Akademi). Baca selengkapnya Daftar Sekolah Ikatan Dinas dan Profilnya

Kedelapan sekolah ikatan dinas tersebut hanya bisa dipilih salah satu saja oleh calon mahasiswa atau taruna baru pada saat pendaftaran. Artinya, calon mahasiswa atau taruna hanya bisa memilih satu saja sekolah ikatan dinas yang diminati.
Untuk bisa mendaftarkan diri menjadi calon mahasiswa atau taruna baru di sekolah ikatan dinas, maka terlebih dahulu calon mahasiswa atau taruna harus dapat memenuhi persyaratan pendaftaran yang telah ditentukan oleh panitia.

Semua informasi mengenai sekolah ikatan dinas telah tertera pada Portal SSCN BKN di alamat sscasn.bkn.go.id. Baca lanjutannya : Pendaftaran Online sscasn.bkn.go.id .Begitu juga dengan persyaratan pendaftaran masing-masing sekolah ikatan dinas, semuanya telah dipublish di situs tersebut.

Nah, mungkin banyak yang bertanya, bagaimana melihat persyaratan pendaftaran di situs SSCN tersebut. Caranya langsung saja akses melalui alamat di atas. Namun jika situs tidak bisa diakses, artinya belum ada pendaftaran yang dibuka. Jadi, tunggu hingga pendaftaran dibuka.

Untuk membantu calon mahasiswa atau taruna baru dalam mempersiapkan berkas pendaftaran atau dokumen pendaftaran yang diperlukan pada saat pendaftaran nanti, berikut admin telah merangkum informasi seputar Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas yang diambil dari data tahun lalu. Informasi ini akan diupdate saat persyaratan untuk tahun ini telah tersedia. Langsung saja simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas di bawah ini adalah persyaratan tahun 2018. Untuk persyaratan tahun 2019 belum ada. Tunggu updatenya disini.

A. Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas : PKN STAN

Kriteria Peserta :
  1. Program Reguler adalah program penerimaan mahasiswa baru dari seluruh wilayah di Indonesia yang ditujukan untuk mengisi formasi pegawai Kementerian Keuangan dan Non-Kementerian Keuangan.
  2. Program Afirmasi adalah program penerimaan mahasiswa baru yang dikhususkan untuk putra-putri dari Propinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur untuk mengisi formasi pegawai Kementertan Keuangan pada unit kerja di wilayah tersebut. berdasarkan PP Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara

Persyaratan Pendaftaran PKN STAN
  1. Lulusan (tahun 2018 dan sebelumnya) atau calon lulusan (tahun 2019) semua sekolah menengah atas atau yang sederajat.
  2. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bag! pendaftar
    • lulusan tahun 2018 dan sebelumnya, memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidakkurang dari 70,00 dengan skala 100,00; atau
    • calon lulusan tahun 2019, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 atau 2.80 dengan skala 4,00, dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.
  3. Usia maksimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 20 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September 1999 tidak diperkenankan untuk mendaftar. Usia minimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 17 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma I dan 15 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma III.
  4. Sehat jasmani dan kejiwaan dan bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). Kriteria sehat jasmani adalah
    • mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik;
    • mampu melakukan tugas seperti menganalisis, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi; dan
    • mampu bergerak tanpa menggunakan alat bantu.
  5. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
  6. Khusus Spesialisasi Diploma I dan Diploma III Kepabeanan dan Cukai ditambahkan syarat sebagai berikut:
    • jenis kelamin dan tinggi badan;
      • Spesialisasi Diploma I :
        • Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm;
        • Perempuan tinggi badan minimal 155 cm;
      • Spesialisasi Diploma III :
        • Berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan minimal 165 cm;
    • tidak cacat badan;
    • tidak buta warna; dan
    • untuk pengguna kacamata / lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan / atau silindris dapat diberikan toleransi maksimal ukuran 2 dioptri.
  7. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut:
    • telah menyelesaikan SD atau yang sederajat, SMP/SLTP atau yang sederajat, dan SMA/SLTA atau yang sederajat di provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur; dan
    • memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.
  8. Menyetor biaya pendaftaran sebesar Rp. 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah). Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara.
  9. Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada tahun-tahun sebelumnya.

B. Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas : Politeknik Statistik STIS

Persyaratan Umum :
    1. Sehat jasmani dan rohani (dapat atau Iayak bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan), tidak buta warna (balk total maupun parsial) dan bebas narkoba;
    2. Lulusan SMA/MA Jurusan IPA/IPS; atau
    3. Calon lulusan SMA/MA Jurusan IPA/IPS Tahun Ajaran 2018/2019 kelas XII;
    4. Nilai Matematika dan Bahasa lnggris minimal 70,00 (skala 1-100) atau 2,80 (skala 1 - 4,00) pada rapor kelas XII semester I;
    5. Umur minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, per 1 September 2019;
    6. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Pohteknik Statistika STIS sampai dengan pengangkatan PNS;
    7. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain;
    8. Bersedia mematuhi peraturan Politeknik Statistika STIS;
    9. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan rnengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS;
    10. Setelah Pulus pendidikan di Politeknik Statistika STIS, bersedia ditempatkan di Badan Pusat Statistik (BPS) / Kementerian / Lernbaga / Instansi Iainnya sesuai penempatannya di seluruh wilayah Indonesia sampai tingkat Kabupaten / Kota

    Persyaratan Khusus untuk Program Diploma III :
    • Asal SMA/MA peserta dan Provinsi di seluruh Indonesia kecuali provinsi di Pulau Jawa dan Bali yang dibuktikan dengan salman ijazah / Rapor SMA/MA.

    C. Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas : IPDN

    Persyaratan Umum
    1. Warga Negara Indonesia
    2. Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada saat pembukaan pendidikan tanggal 1 September 2019; dan
    3. Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm

    Persyaratan Administrasi
    1. Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Umum (SMU) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan Paket C dengan ketentuan
      • Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2016 s.d. 2019; dan
      • Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat ditetapkan minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2016 s.d. 2019;
    2. KTP-el bagi peserta yang berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP-el;
    3. Bagi yang belum memiliki KTP-el atau Kartu Keluarga (KK) dapat melampirkan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el yang ditandatangani oleh pejabat berwenang;
    4. Surat Keterangan sebagai peserta Ujian Nasional dari Kepala Sekolah atau pejabat yang berwenang, bagi siswa SMU / MA kelas 3 Tahun Ajaran 2018/2019;
    5. Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus bagi peserta OAP yang ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten / Kota masing-masing dan mengetahui Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP);
    6. Alamat email yang aktif
    7. Pas foto

    Persyaratan Khusus
    1. Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
    2. Tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi peserta pria, kecuali karena ketentuan agama / adat;
    3. Tidak bertato atau bekas tato;
    4. Tidak menggunakan kacamata / lensa kontak;
    5. Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan;
    6. Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya dengan tidak hormat;
    7. Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar:
      • Sanggup tidak menikah / kawin selama mengikuti pendidikan;
      • Bersedia diangkat menjadi CPNS / PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia;
      • Bersedia ditempatkan pada proses pembelajaran di seluruh kampus IPDN;
      • Bersedia mentaati segala peraturan yang berlaku di IPDN; dan
      • Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan/atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, menyebarkan paham radikalisme dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual (LGBT).
    8. Bersedia dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa biaya dari IPDN apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas / dokumen atau tidak memenuhi persyaratan pendaftaran di atas; dan
    9. Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada Website SPCP IPDN

    D. Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas : STMKG

    Persyaratan Umum
    1. Pria / Wanita, Warga Negara Indonesia
    2. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata maksimal minus (-) 2, spheris dan tidak silinder.     
    3. Umur tidak kurang dari 16 tahun dan tidak lebih dari 21 tahun
    4. Belum menikah dan  bersedia  tidak  menikah selama pendidikan.
    5. Bebas narkoba yang dibuktikan dengan tes kesehatan.
    6. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
    7. Tinggi badan minimal 163 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita dengan berat badan seimbang.
    8. Bersedia  bekerja di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sesuai ketentuan yang berlaku sejak dinyatakan lulus pendidikan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Persyaratan Akademik
    1. Lulus / akan lulus SMA / Madrasah Aliyah (MA) jurusan IPA atau SMK dengan kompetensi keahlian Teknik Elektronika Industri, Teknik Mekatronika, Teknik Jaringan Akses, Teknik Transmisi Telekomunikasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, serta jurusan yang sesuai dengan kompetensi Program Studi Instrumentasi-MKG.
    2. Lulus / akan lulus SMK dengan kompetensi keahlian pada butir (1) tersebut hanya dapat mendaftar untuk jurusan Instrumentasi-MKG. Kompetensi keahlian selain pada butir (1) tersebut tidak dapat  diterima.
    3. Nilai rapor untuk tiga semester terakhir (semester 3, 4, dan 5) pada mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris masing-masing minimal 70 (skala 100).
    4. Bagi yang sudah lulus SMA / MA / SMK nilai rapor untuk tiga semester terakhir (semester 4, 5, dan 6) pada mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris masing-masing minimal 70 (skala 100).

    E. Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas : Poltekip dan Poltekim

    Persyaratan Pendaftaran
    1. Warga Negara Republik Indonesia.
    2. Pria / Wanita.
    3. Pendidikan SMA sederajat dengan nilai Ijazah rata-rata 7,0 (tujuh koma nol) dan nilai Bahasa Inggris sekurang-kurannya 7,0 (tujuh koma nol) pada rapor semester akhir. Khusus untuk putra daerah asli Papua dan Papua Barat nilai Ijazah rata-rata 6,0 (enam koma nol) dan nilai Bahasa Inggris 6,0 (enam koma nol).
    4. Usia serendah-rendahnya 17 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun (dibuktikan dengan akte Kelahiran/surat keterangan lahir).
    5. Tinggi Badan minimal Pria 165 cm, Wanita minimal 158 cm, berat badan seimbang (ideal) berdasarkan hasil pengukuran yang dilaksanakan pada saat verifikasi dokumen asli.
    6. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas narkoba, tidak memakai kacamata dan softlens, tidak tuli, dan tidak buta warna.
    7. Bagi pria tidak bertato / bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
    8. Bagi wanita tidak bertato / bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga.
    9. Belum pernah menikah dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan.
    10. Bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh Wilayah Indonesia.
    11. Tidak pernah putus studi / drop out (DO) dari Politeknik Ilmu Permasyarakatan dan Politeknik Imigrasi dan atau Akademi / Sekolah kedinasan pemerintah lainnya;
    12. Membuat dan mengisi formulir pernyataan dan melengkapi surat-surat keterangan lainnya setelah dinyatakan diterima sebagai Calon Siswa / Siswi .
    13. Tidak sedang menjalani ikatan dinas / pekerjaan dengan instansi / perusahaan lain.
    14. Bagi pelamar yang telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan HAM, selain harus memenuhi persyaratan diatas (angka 1 s.d. 13), juga harus memenuhi syarat:
      1. Mendapatkan persetujuan untuk mengikuti pendidikan ikatan dinas dengan pangkat/gol. ruang setinggi-tingginya Pengatur Muda Tk.I/ (II/b) dibuktikan dengan surat pengantar dari Pejabat Pimpinan Tinggi (Pimpinan Unit Eselon I atau Kepala Kantor Wilayah);
      2. Umur pada tanggal 1 April 2019 setinggi-tingginya 25 tahun, yang dibuktikan dengan akte/surat keterangan lahir;
      3. Tidak dalam proses pemeriksaan atau sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Satuan Kerja;
      4. PPKP tahun 2017 dan PPKP tahun 2018 minimal bernilai baik dan seluruh komponen / unsur penilaian PPKP minimal baik serta telah membuat SKP tahun 2019 pada sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG);
      5. Hanya mendaftar di 1 (satu) program pendidikan yang sesuai dengan formasi asal PNS (PNS di jajaran Pemasyarakatan hanya boleh mendaftar di Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP) dan PNS di jajaran Imigrasi hanya boleh mendaftar di Politeknik Imigrasi (POLTEKIM)).

    F. Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas : STIN

    Persyaratan Umum
    1. Warga Negara Indonesia (pria/ wanita).
    2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    3. Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945.
    4. Usia pada tanggal 31 Desember 2019 serendah-rendahnya 16 tahun dan tidak lebih darI 20 tahun (dibuktikan dengan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir);
    5. Berijazah serendah – rendahnya SMA/ MA/ SMK /Sederajat (bukan lulusan paket A, B dan C);
    6. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan sampai dengan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS);
    7. Belum pernah melahirkan (wanita) dan belum pernah punya anak biologis (pria);
    8. Tidak bertato/ memiliki bekas tato dan bertindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (wanita). Tidak bertato/ memiliki bekas tato dan bertindik pada bagian tubuh manapun (pria)
    9. Sehat jasmani dan rohani
    10. Tidak pernah mengalami patah tulang
    11. Tinggi badan minimal (berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
    12. Pria  : 165 (seratus enam puluh lima) cm; dan
    13. Wanita : 155 (seratus lima puluh lima) cm.
    14. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/pekerjaan dengan instansi/perusahaan lain;
    15. Siap ditempatkan dimana saja;
    16. Bersedia memberikan ganti rugi kepada negara, apabila dalam proses pendidikan di STIN mengundurkan diri atas kemauan sendiri;
    17. Untuk Putra – Putri asli dari Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan NTT dalam pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar akan diberlakukan Afirmasi dengan kuota 7 (tujuh) orang dan apabila kouta tidak tidak terpenuhi akan diisi dari jalur non-afirmasi, dengan menunjukan bukti fotocopy Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, dan garis keturunan orang tua (ayah dan ibu kandung) asli dari wilayah tersebut dan dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Kelurahan / Kepala Desa.

    Persyaratan Administrasi

    1. Persyaratan Umum :
    1. Surat ijin Orang Tua/wali
    2. Foto copy ijazah SMA/ MA/ SMK untuk lulusan tahun 2017 dan tahun 2018, dengan nilai rata-rata 70 (Tujuh Puluh) dan Foto copy raport lulusan SMA/ MA/ SMK tahun 2019, semester genap mulai kelas X s.d XI, dan raport kelas XII semester 1 dengan nilai rata – rata 70 (tujuh puluh).
    3. Surat keterangan berbadan sehat, tidak buta warna dari Puskesmas/RSUD
    4. Surat keterangan bebas NARKOBA dari RSUD
    5. SKCK dari Kepolisian setempat
    6. Surat keterangan belum pernah menikah dari Kepala Desa / Kelurahan
    7. Pas foto berwarna ukuran 4x6 sebanyak 1 buah, bagi putra latar belakang merah dan bagi putri latar belakang biru, foto seluruh badan berwarna terbaru ukuran poscard dengan pakaian atas putih bawah hitam (tampak depan samping kanan dan kiri).
    8. Foto Copy Akte Kelahiran/kenal Lahir
    9. Foto Copy Kartu Keluarga (KK).
    10. Foto Orang Tua / Wali.

     2. Persyaratan Khusus untuk Jalur Undangan :
    1. IQ diatas 120 dengan nilai rapor rata-rata 80, atau
    2. Juara Olimpiade mininmal tingkat provinsi dangan IQ diatas 110 dan nilai rata-rata diatas 75, atau
    3. Memiliki kemampuan bela diri dan bahasa dengan IQ diatas 110 dan nilai rata-rata rapor di atas 75.

    G. Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas : STSN

    Persyaratan Umum Pendaftaran
    1. Warga Negara Indonesia (WNI);
    2. Pria / Wanita;
    3. Siswa kelas XII atau lulusan:
      • SMA jurusan IPA;
      • Madrasah Aliyah jurusan IPA;
      • SMK Teknik Elektronika Industri; 
      • SMK TI Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi:
        • Program Keahlian Telekomunikasi, Kompetensi Keahlian Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi;
        • Program Keahlian Teknik Komputer dan Informatika, Kompetensi Keahlian :
          • Rekayasa Perangkat Lunak;
          • Teknik Komputer dan Jaringan; dan 
          • Sistem Informatika, Jaringan dan Aplikasi.
    4. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris (teori/pengetahuan) masing-masing minimal 80, pada semester IV dan V;
    5. Usia minimal 17 tahun dan tidak melebihi dari 21 tahun pada tanggal 31 Desember 2019;
    6. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, tidak cacat fisik dan mental;
    7. Bagi pria tidak bertato / bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama / adat;
    8. Bagi wanita tidak bertato / bekas tato dan tidak bekas tindik / bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga;
    9. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di STSN;
    10. Tidak pernah putus studi/droup out (DO) dari STSN dan/atau sekolah kedinasan pemerintah lainnya;
    11. Tidak sedang menjalani Ikatan Dinas dengan instansi lain;
    12. Bersedia membayar biaya pelaksanaan seleksi SKD BKN sesuai PP Nomor 63 Tahun 2016 sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).

    Persyaratan Administrasi
    1. Asli surat lamaran kepada Ketua STSN ditulis tangan dengan tinta warna hitam, bermaterai Rp. 6.000,-;
    2. Asli dan Fotokopi rapor semester IV dan V dan lembar identitas diri pada rapor yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan;
    3. Asli surat keterangan konversi nilai rapor skala 0-100 yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan (bila nilai rapor menggunakan skala huruf);
    4. Asli dan Foto copy Ijazah / Transkrip Nilai Ujian Nasional (NUN) yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan (bila lulus tahun sebelumnya);
    5. Asli Surat Keterangan mengikuti Ujian Nasional yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah/pejabat yang berwenang bagi pelamar Kelas XII SMA/sederajat;
    6. Asli SKCK dari Kepolisian Sektor (Polsek) setempat;
    7. Asli surat pernyataan yang ditandatangani oleh pelamar dan diketahui oleh orang tua/wali yang menyatakan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan dan sanggup mengganti biaya pendidikan apabila melanggar, bermaterai Rp. 6.000,- (contoh format disediakan panitia);
    8. Asli Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Puskesmas/rumah sakit;
    9. Asli Surat Keterangan Belum Pernah Menikah dari Kepala Desa/Kelurahan setempat;
    10. Asli dan Fotokopi identitas diri berfoto seperti KTP atau SIM atau Kartu Pelajar;
    11. Asli dan Fotokopi KK (Kartu Keluarga);
    12. Pas foto berwarna terbaru (3 bulan terakhir) ukuran 4x6 cm sebanyak 1 (satu) lembar, berlatar belakang merah;
    13. Bersedia membayar biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) BKN sesuai PP Nomor 63 Tahun 2016 sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) setiap peserta.

    H. Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas di Bawah Kementerian Perhubungan

    Persyaratan pendaftaran  API Madiun, ATKP Medan, ATKP Makassar, PIP Semarang, PIP Makassar, PKTJ Tegal, Poltekpel Surabaya, Poltekpen Surabaya, STIP Jakarta, STPI Curug, dan STTD, selengkapnya dapat dibaca pada artikel : Pendaftaran Sipencatar Ikatan Dinas Kemenhub

    Itulah persyaratan pendaftaran yang harus dipersiapkan sejak sekarang oleh calon mahasiswa atau taruna baru sekolah ikatan dinas. Persiapkan juga diri kalian untuk menghadapi ujian tertulis, ujian fisik, wawancara jika ada, dan persiapan-persiapan lainnya. Dengan persiapan yang maksimal, mudah-mudahan kalian adalah salah satu yang akan diterima menjadi mahasiswa atau taruna baru ikatan dinas.

    Beberapa yang menjadi keunggulan dengan kuliah di sekolah tinggi ikatan dinas yaitu saat kuliah bisa gratis sampai selesai, mendapatkan uang saku bulanan, dan setelah lulus kuliah bisa langsung bekerja dan diangkat jadi PNS.

    Tentu saja itu sangat menggiurkan mengingat saat ini cukup sulit mendapatkan pekerjaan setelah lulus. Nah, dengan berkuliah di sekolah ikatan dinas, maka tak perlu bingung lagi setelah lulus.

    Itulah penjelasan singkat untuk pembahasan kali ini. Jika ada perubahan atau perbedaan informasi, maka silahkan ikuti yang ada di website resmi dan kamipun akan segera mengupdate info terbaru.

    Baca juga artikel terkait lainnya  di bawah ini ya :
    Demikian penyampaian tentang Persyaratan Pendaftaran Sekolah Ikatan Dinas. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kalian semua. Jangan lupa untuk berbagi informasi ini pada teman lainnya yang membutuhkan. Terima kasih telah membaca artikel ini. Semangat untuk sukses.