Persyaratan Pendaftaran Polri 2019-2020

penerimaan.polri.go.id 2019 -- Persyaratan Pendaftaran Polri, Syarat Lengkap Pendaftaran Polri / Polisi / Polwan, Persyaratan Pendaftaran Akpol / Brigadir / Bintara Polri / Bintara Kimia / Bintara Penerbangan / Bintara Pelayaran, Tamtama / Brimob / SIPSS Polri, Persyaratan Tes Polisi, Persyaratan Pendaftaran Calon Anggota Polri, Persyaratan Penerimaan Seleksi Anggota Polri. 2021. 2022.

Pada kesempatan ini admin akan memberikan informasi tentang Persyaratan Pendaftaran Polri 2019-2020. Dengan adanya informasi ini, semoga bisa menjadi panduan dalam melakukan proses pendaftaran sebagai calon anggota Polri. Mari simak informasinya.

http://www.pendaftaranonline.web.id/

Polri atau Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah Kepolisian Nasional di Indonesia yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang umum, menegakkan hukum dan keamanan dalam negeri, serta tugas-tugas lainnya.

Bagi anda yang berminat untuk menjadi calon anggota Polri, maka anda dapat melakukan pendaftaran, kemudian mengikuti proses / tahapan seleksi, lalu melihat pengumuman kelulusan.

Pada saat akan melakukan pendaftaran, maka terlebih dahulu harus dapat memenuhi persyaratan pendaftaran yang telah ditentukan oleh Panitia seleksi.

Seperti yang kita ketahui bahwa ada beberapa macam jenis seleksi calon anggota Polri, yaitu Bintara Polisi / Brigadir, Bintara Khusus Penyidik Pembantu, Tamtama, dan Akpol. Sebenarnya ada satu lagi yaitu SIPSS, namun karena seleksinya dilakukan pada waktu yang berbeda, maka admin akan memberikan informasinya pada artikel yang berbeda.

Admin disini akan memberikan informasi persyaratan pendaftaran untuk setiap jenis seleksi calon anggota Polri tersebut, baik persyaratan umum ataupun persyaratan khusus. Mari simak informasinya.

Perhatian!!! Persyaratan di bawah ini didasarkan pada data tahun lalu, untuk data tahun 2019 belum ada, akan diupdate kemudian, namun diperkirakan tidak jauh beda dengan yang di bawah ini.

I. Persyaratan Umum untuk semua jenis seleksi anggota Polri :
  1. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
  4. Pendidikan paling rendah SMA / sederajat;
  5. Usia min 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota polri);
  6. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
  7. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dari polres setempat;
  8. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
  9. Lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian.

Setelah dapat memenuhi persyaratan pendaftaran umum  di atas, maka harus dapat memenuhi persyaratan khusus pada tiap jenis seleksi calon anggota Polri berikut ini.
II. Persyaratan Khusus Pendaftaran Anggota Polri

A. Persyaratan Pendaftaran Bintara Polri

Persyaratan Umum :
  1. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
  4. Usia min 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota polri);
  5. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
  6. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dari polres setempat;
  7. Lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian.
  8. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;

Persyaratan Khusus :

                  1. Pria / wanita, bukan anggota / mantan Polri / TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri / TNI
                  2. Berijazah serendah-rendahnya :
                    • SMA / sederajat :
                      • Bagi lulusan sebelum tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapot ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) minimal 60,00;
                      • Bagi lulusan tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata Rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) minimal 70,00;
                    • Lulusan D-III dengan IPK minimal 2,75 dan Akreditasi Prodi minimal B
                  3. Usia pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri
                    • Lulusan SMA / sederajat umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 21 tahun
                    • Lulusan D-III umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 24 tahun;
                  4. Bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2018) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I minimal 70,00 dan setelah lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin 2;
                  5. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
                  6. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) :
                    1. Pria : 165 cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm
                    2. Wanita : 160 cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 158 cm
                  7. belum pernah menikah / hamil atau melahirkan bagi Casis wanita dan belum pernah menikah dan atau mempunyai anak kandung / biologis bagi Casis pria serta sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah / Kades;
                  8. tidak bertato / bekas tato dan tidak ditindik / bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama / adat;
                  9. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
                  10. berdomisili minimal 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus tidak berlaku ketentuan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi / pemalsuan / rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
                  11. bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon / surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia/pejabat yang berwenang melalui orang tua / wali / keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
                  12. bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS;
                  13. bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai / karyawan:
                    • mendapat persetujuan / rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
                    • bersedia diberhentikan dari status pegawai / karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri;
                  14. pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres / Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penuduk (KTP) / Kartu Keluarga (KK)
                  15. membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali

                  Persyaratan Lainnya :
                  1. Berijazah:
                    • lulusan SMA/MA jurusan IPA / IPS / Bahasa (bukan lulusan Paket A dan B) atau SMK sesuai dengan kompetensi tugas pokok Polri (kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan)
                    • lulusan D-III keperawatan dengan IPK minimal 2,75 dan Akreditasi Prodi minimal B kecuali yang berasal dari Polda Gorontalo, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat dengan akreditasi minimal C dengan IPK minimal 2,80;
                  2. tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
                    • Pria : 165 cm;
                    • Wanita : 160 cm;
                  3. tinggi badan khusus Etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat):
                    1. Daerah Pesisir :
                      • Pria : 163 cm;
                      • Wanita : 158 cm;
                    2. Daerah Pegunungan:
                      • Pria : 160 cm;
                      • Wanita : 155 cm;
                  4.  pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili;

                  Mengikuti dan lulus pemeriksaan / pengujian yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :
                  1. Sistem gugur:
                    • pemeriksaan administrasi awal dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    • pemeriksaan dan pengujian psikologi tahap I dengan penilaian secara kuantitatif;
                    • pemeriksaan kesehatan tahap I dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    • pengujian kesamaptaan jasmani dengan penilaian secara kuantitatif;
                    • pemeriksaan antropometri dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    • pemeriksaan kesehatan tahap II (termasuk Keswa) dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    • pemeriksaan psikologi tahap II (wawancara) dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    • pendalaman PMK dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    • pemeriksaan administrasi akhir dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                  2. Sistem rangking;
                    • pengujian akademik penilaian secara kuantitatif dengan materi sebagai berikut:
                    • pengetahuan umum, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris;
                  3. Sidang terbuka penetapan kelulusan sementara dan kelulusan akhir; 

                  B. Persyaratan Pendaftaran Taruna AKPOL

                  Persyaratan umum dapat dilihat dibagian atas. Berikut persyaratan khusus yang diperlukan.

                  Persyaratan Khusus
                  1. Pria / wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri / TNI
                  2. Berijazah serendah-rendahnya SMA / sederajat jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A, B dan C) dengan ketentuan :
                    • Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Akhir Nasional / UAN (bukan nilai gabungan):
                      • tahun 2013 dengan nilai rata-rata minimal 7,0;
                      • tahun 2014 dengan nilai rata-rata minimal 6,5;
                      • tahun 2015 s.d. 2017 dengan nilai rata-rata minimal 60,00;
                      • tahun 2018 akan ditentukan kemudian;
                    • Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Akhir Nasional / UAN (bukan nilai gabungan) khusus Papua dan Papua Barat:
                      • tahun 2013 dengan nilai rata-rata minimal 6,5;
                      • tahun 2014 dengan nilai rata-rata minimal 6,0;
                      • tahun 2015 s.d. 2017 dengan nilai rata-rata minimal 60,00;
                      • tahun 2018 akan ditentukan kemudian;
                    • Bagi  lulusan  tahun  2018 (yang masih kelas XII)  nilai  rapor rata-rata kelas XII semester I minimal  70,00  dan  setelah lulus menyerahkan nilai Ujian Nasional dengan nilai rata-rata yang akan ditentukan kemudian;
                    • Bagi yang berusia 16 sampai dengan kurang dari 17 tahun dengan ketentuan nilai rata-rata ujian Nasional minimal 75,00 dan memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan nilai Ujian Nasional minimal 75,00;
                  3. Ketentuan tentang Ujian Nasional perbaikan :
                    • bagi lulusan 2014 s.d. 2017 yang mengikuti Ujian Nasional (UN) perbaikan dapat mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akpol tahun ini dengan ketentuan nilai rata-rata memenuhi persyaratan;
                    • sedangkan calon peserta yang mengulang di kelas XII baik disekolah yang sama atau di sekolah yang berbeda tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akpol tahun ini
                  4. Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
                  5. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) :
                    •  pria : 165 (seratus enam puluh lima) cm
                    • wanita : 163 (seratus enam puluh tiga) cm
                  6. belum pernah menikah / hamil atau melahirkan bagi peserta calon Taruni dan belum pernah punya anak kandung / biologis bagi peserta calon Taruna serta sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan;
                  7. tidak bertato / memiliki bekas tato dan tidak ditindik/memiliki bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama / adat;
                  8. bagi peserta calon Taruna/i yang telah gagal karena pidana / asusila atau Taruna/i yang diberhentikan dengan tidak hormat tidak dapat mendaftar kembali;
                  9. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN / BNP / BNK);
                  10. membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali;
                  11. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
                  12. berdomisili minimal 1 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk / Kartu Keluarga, apabila terbukti melakukan duplikasi / pemalsuan / rekayasa keterangan akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
                  13. bagi peserta calon Taruna/i yang berasal dari SMA Taruna Nusantara dan SMA Krida Nusantara yang masih kelas XII dapat mendaftar di Polda asal sesuai alamat KTP/KK atau dapat mendaftar untuk SMA Taruna Nusantara di Polda Jateng dan DIY sedangkan untuk SMA Krida Nusantara di Polda Jabar, dengan ketentuan mengikuti kuota kelulusan/perankingan pada Polda asal sesuai domisili KTP/KK;
                  14. bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung saat diangkat menjadi Perwira Polri;
                  15.  memperoleh persetujuan dari orang tua/wali;
                  16.  tidak terikat perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu instansi lain;
                  17. bagi calon Taruna/i yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS kesehatan;
                  18. bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai / karyawan:
                    • mendapat persetujuan / rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
                    • bersedia diberhentikan dari status pegawai / karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Taruna Akpol;

                  Mengikuti dan lulus pemeriksaan / pengujian yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :

                  a. tingkat Panda meliputi materi seleksi sebagai berikut:
                  1. sistem gugur meliputi:
                    1. pemeriksaan administrasi awal dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    2. pemeriksaan psikologi tahap I (tertulis) dengan penilaian secara kuantitatif;
                    3. pemeriksaan kesehatan tahap I dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    4. pengujian jasmani dengan penilaian secara kuantitatif;
                    5. antropometri dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    6. pemeriksaan kesehatan tahap II dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    7. pendalaman Penelusuran Mental Kepribadian dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    8. pemeriksaan psikologi tahap II (wawancara) dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    9. pemeriksaan administrasi akhir dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                  2. sistem rangking dalam pengujian akademik dengan penilaian secara kuantitatif yang meliputi:
                    1. pengetahuan umum;
                    2. bahasa Indonesia;
                    3. matematika (IPA dan IPS);
                  3. sidang terbuka penetapan kelulusan Panda;

                  b. tingkat Panpus meliputi materi seleksi sebagai berikut:
                  1. sistem gugur meliputi:
                    1. pemeriksaan administrasi dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    2. pemeriksaan kesehatan dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    3. pemeriksaan psikologi wawancara dengan penilaian secara kuantitatif;
                    4. pendalaman PMK dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                    5. pengujian jasmani dengan penilaian secara kuantitatif;
                    6. antropometri dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                  2. sistem ranking.
                    1. pengujian akademik dengan penilaian secara kuantitatif yang meliputi uji TPA dan Bahasa Inggris;
                    2. pemeriksaan penampilan;
                  3. sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat pusat;

                                                  IV. Persyaratan Khusus Pendaftaran Tamtama Polri

                                                  Persyaratan umum dapat dilihat dibagian atas. Berikut persyaratan khusus nya :

                                                  Persyaratan Khusus
                                                  1. Pria bukan anggota / mantan Polri / TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI
                                                  2. Berijazah serendah-rendahnya SMA/sederajat jurusan IPA/IPS/Bahasa (bukan lulusan Paket A dan B) atau SMK yang sesuai dengan kompetensi tugas Polri (kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan) dengan kriteria lulus dan diutamakan memiliki kualifikasi mengemudi (dengan melampirkan Surat Izin Mengemudi (SIM B))
                                                  3. Bagi yang masih duduk di kelas 3 SMA/sederajat atau SMK menggunakan nilai rata-rata rapor semester 1 (satu) setelah dinyatakan lulus menyerahkan ijazah dan diberlakukan persyaratan butir b
                                                  4. Umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Tamtama Polri, usia minimal 17 tahun 8 bulan dan maksimal 22 tahun
                                                  5. Tinggi badan minimal 165 cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm;
                                                  6. Tidak bertato / bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
                                                  7. Dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN / BNP / BNK);
                                                  8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian;
                                                  9. Berdomisili minimal 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk / Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah / Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek;
                                                  10. Belum pernah menikah dan atau mempunyai anak kandung/biologis serta sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan Tamtama Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah / Kades;
                                                  11. Bersedia menjalani ikatan dinas minimal selama 10 (sepuluh) tahun, terhitung mulai saat diangkat menjadi Tamtama Polri;
                                                  12. Memperoleh persetujuan dari orang tua/wali;
                                                  13. Tidak terikat Perjanjian Ikatan Dinas dengan instansi lain;
                                                  14. Bagi calon / peserta yang berusaha menggunakan sponsor / koneksi dengan cara menghubungi lewat telepon / surat kepada panitia / pejabat yang berwenang melalui orang tua / wali / keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi
                                                  15. Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai / karyawan :
                                                    • Mendapat persetujuan / rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan
                                                    • Bersedia diberhentikan dari status pegawai / karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Tamtama Polri

                                                  Mengikuti dan lulus pemeriksaan / pengujian yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :


                                                  1. Sistem gugur:

                                                    • pemeriksaan administrasi awal dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                                                    • pemeriksaan dan pengujian psikologi tahap I dengan penilaian secara kuantitatif;
                                                    • pemeriksaan kesehatan tahap I dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                                                    • pengujian kesamaptaan jasmani dengan penilaian secara kuantitatif;
                                                    • pemeriksaan antropometri dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                                                    • pemeriksaan kesehatan tahap II (termasuk Keswa) dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                                                    • pemeriksaan psikologi tahap II (wawancara) dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS) ;
                                                    • pendalaman PMK dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                                                    • pemeriksaan administrasi akhir dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);


                                                  2. Sistem rangking;

                                                    • Pengujian akademik dengan penilaian secara kuantitatif, yang meliputi  :
                                                      • Pengetahuan umum, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris;


                                                  3. Sidang terbuka penetapan kelulusan sementara dan kelulusan akhir

                                                  E. Persyaratan Pendaftaran Bintara Kimia

                                                  Persyaratan umum dapat dilihat dibagian atas. Berikut persyaratan khusus dan persyaratan lainnya.

                                                  Persyaratan Khusus :
                                                  1. pria / wanita, bukan anggota / mantan Polri / TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri / TNI;
                                                  2. lulusan:
                                                    • SMK jurusan Kimia, program Teknik Kimia dan Sekolah Menengah Farmasi (SMF) (peminatan / kompetensi berada di poin Persyaratan Lainnya) :
                                                      • Bagi lulusan sebelum tahun ini melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapot ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) minimal 60,00;
                                                      • Bagi lulusan tahun ini melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata Rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) minimal 70,00;
                                                    • lulusan D-III jurusan Kimia, program  Teknik Kimia dengan IPK minimal 2,75 dan Akreditasi Prodi minimal B
                                                  3. bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun ini) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I minimal 70,00 dan setelah lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin 2 di atas;
                                                  4. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
                                                  5. umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun ini :
                                                    • lulusan SMA / sederajat umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 21 tahun;
                                                    • lulusan D-III umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 24 tahun;
                                                  6. belum pernah menikah / hamil atau melahirkan bagi Casis wanita dan belum pernah menikah dan atau mempunyai anak kandung / biologis bagi Casis pria serta sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah / Kades;
                                                  7. tidak bertato / bekas tato dan tidak ditindik / bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama / adat;
                                                  8. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN / BNP / BNK);
                                                  9. berdomisili minimal 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk / Kartu Keluarga kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus tidak berlaku ketentuan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi / pemalsuan / rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
                                                  10. bagi calon / peserta yang berusaha menggunakan sponsor / koneksi / katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon / surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia / pejabat yang berwenang melalui orang tua / wali / keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
                                                  11. bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS;
                                                  12. bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai / karyawan:
                                                    • mendapat persetujuan / rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
                                                    • bersedia diberhentikan dari status pegawai / karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri;
                                                  13. pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres / Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penuduk (KTP) / Kartu Keluarga (KK)
                                                  14. membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali

                                                  Persyaratan Lainnya :
                                                  1. berijazah:
                                                    • SMK / D-III jurusan Kimia, program  Teknik Kimia :
                                                      • Kimia Analisis
                                                      • Kimia Industri
                                                      • Analis Penguji Laboratorium
                                                    • Sekolah Menengah Farmasi (SMF)
                                                  2. tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
                                                    • Pria :  163  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm;
                                                    • Wanita  :  158  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 155 cm;
                                                  3. pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda, khusus pelaksanaan uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi

                                                  Mengikuti dan lulus pemeriksaan / pengujian dengan sistem gugur, yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :
                                                  1. sistem gugur meliputi:
                                                    • pemeriksaan administrasi awal;
                                                    • pemeriksaan kesehatan tahap I dan II;
                                                    • pendalaman PMK;
                                                    • pemeriksaan administrasi akhir;
                                                  2. sistem rangking:
                                                    • pengujian kompetensi meliputi  : pengetahuan, keterampilan, perilaku
                                                    • pemeriksaan dan pengujian psikologi tahap I;
                                                    • pengujian kesamaptaan jasmani;
                                                    • dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                                                    • pemeriksaan psikologi tahap II (wawancara);
                                                  3. sidang terbuka penetapan kelulusan sementara dan kelulusan akhir

                                                  VI. Persyaratan Pendaftaran Bintara Penerbangan

                                                  Persyaratan umum dapat dilihat dibagian atas. Berikut persyaratan khusus dan persyaratan lainnya.

                                                  Persyaratan Khusus :
                                                  1. pria / wanita, bukan anggota / mantan Polri / TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri / TNI;
                                                  2. lulusan:
                                                    • SMK Penerbangan (peminatan / kompetensi berada di poin Persyaratan Lainnya) :
                                                      • Bagi lulusan sebelum tahun ini melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapot ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) minimal 60,00;
                                                      • Bagi lulusan tahun ini melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata Rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) minimal 70,00;
                                                    • lulusan D-III dengan IPK minimal 2,75 dan Akreditasi Prodi minimal B
                                                  3. bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun ini) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I minimal 70,00 dan setelah lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin 2 di atas;
                                                  4. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
                                                  5. umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun ini :
                                                    • lulusan SMA / sederajat umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 21 tahun;
                                                    • lulusan D-III umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 24 tahun;
                                                  6. belum pernah menikah / hamil atau melahirkan bagi Casis wanita dan belum pernah menikah dan atau mempunyai anak kandung / biologis bagi Casis pria serta sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah / Kades;
                                                  7. tidak bertato / bekas tato dan tidak ditindik / bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama / adat;
                                                  8. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN / BNP / BNK);
                                                  9. berdomisili minimal 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk / Kartu Keluarga kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus tidak berlaku ketentuan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi / pemalsuan / rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
                                                  10. bagi calon / peserta yang berusaha menggunakan sponsor / koneksi / katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon / surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia/pejabat yang berwenang melalui orang tua / wali / keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
                                                  11. bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS;
                                                  12. bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai / karyawan:
                                                    • mendapat persetujuan / rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
                                                    • bersedia diberhentikan dari status pegawai / karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri;
                                                  13. pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres / Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penuduk (KTP) / Kartu Keluarga (KK)
                                                  14. membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang ditandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali

                                                  Persyaratan Lainnya :
                                                  1. berijazah:
                                                    • SMK Penerbangan dengan jurusan :
                                                      • Pemeliharaan Dan Perbaikan Rangka Pesawat Udara
                                                      • Permesinan Pesawat Udara
                                                      • Airframe (Rangka Dan Badan Pesawat)
                                                    •  D-III  Prodi Penerbangan
                                                  2. tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
                                                    • Pria :   165  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm;
                                                    • Wanita  :   160  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 155 cm;
                                                  3. pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda, khusus pelaksanaan uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi

                                                  Mengikuti dan lulus pemeriksaan / pengujian dengan sistem gugur, yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :
                                                  1. sistem gugur meliputi:
                                                    • pemeriksaan administrasi awal;
                                                    • pemeriksaan kesehatan tahap I dan II;
                                                    • pendalaman PMK;
                                                    • pemeriksaan administrasi akhir;
                                                  2. sistem rangking:
                                                    • pengujian kompetensi meliputi  : pengetahuan, keterampilan, perilaku
                                                    • pemeriksaan dan pengujian psikologi tahap I;
                                                    • pengujian kesamaptaan jasmani;
                                                    • dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                                                    • pemeriksaan psikologi tahap II (wawancara);
                                                  3. sidang terbuka penetapan kelulusan sementara dan kelulusan akhir

                                                  VII. Persyaratan Pendaftaran Bintara Pelayaran / Perkapalan

                                                  Persyaratan umum dapat dilihat dibagian atas. Berikut persyaratan khusus dan persyaratan lainnya.

                                                  Persyaratan Khusus :
                                                  1. pria / wanita, bukan anggota / mantan Polri / TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri / TNI;
                                                  2. lulusan:
                                                    • SMK Pelayaran / Perkapalan (peminatan / kompetensi berada di poin Persyaratan Lainnya) :
                                                      • Bagi lulusan sebelum tahun ini melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapot ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) minimal 60,00;
                                                      • Bagi lulusan tahun ini melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata Rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) minimal 70,00;
                                                    • lulusan D-III dengan IPK minimal 2,75 dan Akreditasi Prodi minimal B
                                                  3. bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun ini) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I minimal 70,00 dan setelah lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin 2 di atas;
                                                  4. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
                                                  5. umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun ini:
                                                    • lulusan SMA / sederajat umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 21 tahun;
                                                    • lulusan D-III umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 24 tahun;
                                                  6. belum pernah menikah / hamil atau melahirkan bagi Casis wanita dan belum pernah menikah dan atau mempunyai anak kandung / biologis bagi Casis pria serta sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah / Kades;
                                                  7. tidak bertato / bekas tato dan tidak ditindik / bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama / adat;
                                                  8. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN / BNP / BNK);
                                                  9. berdomisili minimal 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk / Kartu Keluarga kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus tidak berlaku ketentuan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi / pemalsuan / rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
                                                  10. bagi calon / peserta yang berusaha menggunakan sponsor / koneksi / katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon / surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia / pejabat yang berwenang melalui orang tua / wali / keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
                                                  11. bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS;
                                                  12. bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai / karyawan:
                                                    • mendapat persetujuan / rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
                                                    • bersedia diberhentikan dari status pegawai / karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri;
                                                  13. pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penuduk (KTP) / Kartu Keluarga (KK)
                                                  14. membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali

                                                  Persyaratan Lainnya :
                                                  1. Berijazah:
                                                    • SMK Pelayaran / Perkapalan dengan jurusan :
                                                      • Nautik, dan Teknika
                                                    • D-III  Prodi Nautika & Tehnika
                                                  2. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
                                                    • Pria :   165  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm;
                                                    • Wanita  :   160  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 155 cm;
                                                  3. Pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda, khusus pelaksanaan uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi

                                                  Mengikuti dan lulus pemeriksaan / pengujian dengan sistem gugur, yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :
                                                  1. sistem gugur meliputi:
                                                    1. pemeriksaan administrasi awal;
                                                    2. pemeriksaan kesehatan tahap I dan II;
                                                    3. pendalaman PMK;
                                                    4. pemeriksaan administrasi akhir;
                                                  2. sistem rangking:
                                                    1. pengujian kompetensi meliputi  : pengetahuan, keterampilan, perilaku;
                                                    2. pemeriksaan dan pengujian psikologi tahap I;
                                                    3. pengujian kesamaptaan jasmani;
                                                    4. dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
                                                    5. pemeriksaan psikologi tahap II (wawancara);
                                                  3. sidang terbuka penetapan kelulusan sementara dan kelulusan akhir

                                                  VIII. Persyaratan Pendaftaran Bintara Musik dan Bintara TI

                                                  Silahkan baca pada artikel : Pendaftaran Bintara Musik dan Bintara TI 

                                                  Catatan:
                                                  • Apabila ada perubahan atau perbedaan informasi, maka ikuti yang ada di website resmi POLRI
                                                  • Informasi yang belum update disini, akan diupdate kemudian

                                                  Baca Juga Artikel Terkait :

                                                  Demikianlah informasi yang dapat admin sampaikan pada kesempatan ini tentang Persyaratan Pendaftaran Polri. Mudah-mudahan informasi tersebut bermanfaat bagi anda yang  berminat untuk mendaftarkan diri menjadi calon anggota Polri.

                                                  Mari bantu bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat anda yang membutuhkan. Caranya klik tombol G+1 yang tersedia, lalu pilih teman anda, *gratis, atau bisa juga hsre (fb). Cukup sekian info dari admin dan salam sukses selalu.