Selamat datang di web pendaftaranonline.web.id . Temukan dan baca informasi yang anda butuhkan di web ini. Temukan informasi anda dengan mengetik kata kunci pada kolom search yang tersedia. Sebagai contoh ketik saja "SNMPTN, SBMPTN, Bidikmisi, Dikti, PMDK-PN, SPMB, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, TNI-POLRI, Siswa Baru, dll". Jangan lupa untuk share informasi yang ada pada teman-teman yang membutuhkan dan sukai juga halaman web kami yang ada di sebelah kanan. Terima kasih atas kunjungan anda.

Persyaratan Pendaftaran Polri 2017-2018

penerimaan.polri.go.id 2017 -- Persyaratan Pendaftaran Polri, Syarat Lengkap Pendaftaran Polri / Polisi / Polwan / Polair, Persyaratan Pendaftaran Brigadir / Bintara, Tamtama / Brimob / Akpol / SIPSS Polri, Persyaratan Tes Polisi, Informasi Persyaratan Pendaftaran Calon Anggota Polri, Persyaratan Penerimaan Seleksi Anggota Polri. 2019. 2020.

Pada kesempatan ini admin akan memberikan informasi tentang Persyaratan Pendaftaran Polri  2017-2018. Dengan adanya informasi ini, semoga bisa menjadi panduan dalam melakukan proses pendaftaran sebagai calon anggota Polri. Mari simak informasinya.

http://www.pendaftaranonline.web.id/

Polri atau Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah Kepolisian Nasional di Indonesia yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang umum, menegakkan hukum dan keamanan dalam negeri, serta tugas-tugas lainnya.

Bagi anda yang berminat untuk menjadi calon anggota Polri, maka anda dapat melakukan pendaftaran, kemudian mengikuti proses / tahapan seleksi, lalu melihat pengumuman kelulusan.

Pada saat akan melakukan pendaftaran, maka terlebih dahulu harus dapat memenuhi persyaratan pendaftaran yang telah ditentukan oleh Panitia seleksi.

Seperti yang kita ketahui bahwa ada beberapa macam jenis seleksi calon anggota Polri, yaitu Bintara Polisi / Brigadir, Bintara Khusus Penyidik Pembantu, Tamtama, dan Akpol. Sebenarnya ada satu lagi yaitu SIPSS, namun karena seleksinya dilakukan pada waktu yang berbeda, maka admin akan memberikan informasinya pada artikel yang berbeda.

Admin disini akan memberikan informasi persyaratan pendaftaran untuk setiap jenis seleksi calon anggota Polri tersebut, baik persyaratan umum ataupun persyaratan khusus. Mari simak informasinya.

Persyaratan Umum untuk semua jenis seleksi anggota Polri :
  1. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
  4. Pendidikan paling rendah SMA / sederajat;
  5. Usia min 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota polri);
  6. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
  7. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dari polres setempat;
  8. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
  9. Lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian.

Setelah dapat memenuhi persyaratan pendaftaran umum  di atas, maka harus dapat memenuhi persyaratan khusus pada tiap jenis seleksi calon anggota Polri berikut ini.
Persyaratan Khusus Pendaftaran Bintara Polisi / Brigadir Polri
  1. Pria/Wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI
  2. Berijazah paling rendah SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A dan B) dengan ketentuan berijazah serendah-rendahnya SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS atau SMK yang sesuai dengan kompetensi tugas pokok Polri (kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan), dengan prioritas bagi lulusan D-IV Keperawatan, SMK Seni Musik, SMK kesehatan Hewan/produksi ternak, Jurusan Pelayaran, Teknik Perkapalan, Ketenagalistrikan, Teknik Elektronika dan Teknik Permesinan dengan Nilai Akhir (gabungan nilai UN dan nilai sekolah) minimal 60
  3. Bagi  lulusan  tahun  ini  (yang masih kelas XII)  nilai  rapor rata-rata kelas XII semester I minimal  60  dan  setelah lulus menyerahkan ijasah dengan nilai minimal 60;
  4. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen
  5. Usia pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun ini :
    • Lulusan SMA/SMK umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun ini minimal 17 tahun 6 bulan dan maksimal 21 tahun
    • Lulusan D-IV keperawatan umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun ini minimal 17 tahun 6 bulan dan maksimal 24 tahun
  6. Tinggi badan dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku :
    • Pria : 165  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm
    • Wanita: 160  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 158 cm
  7. Berdomisili 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek
  8. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus serta belum pernah melahirkan bagi Casis wanita dan belum pernah punya anak kandung/biologis bagi Casis pria dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades
  9. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat
  10. Dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK)
  11. 11. Bersedia menjalani ikatan dinas pertama minimal selama 10 (sepuluh) tahun, terhitung mulai saat diangkat menjadi Bintara Polri
  12. 12. Memperoleh persetujuan dari orang tua / wali;
  13. 13. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain;
  14. 14. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian dengan prioritas pada Polda yang memerlukan penguatan sumber daya manusia dan dalam rangka pembentukan Polda baru
  15. 15. Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian dengan sistem gugur, yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :
    • Pemeriksaan administrasi awal;
    • Pemeriksaan kesehatan tahap I;
    • Pemeriksaan psikologi (tertulis);
    • Pengujian akademik, yang meliputi : Pengetahuan Umum, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
    • Pemeriksaan kesehatan tahap II (termasuk Keswa);
    • Pengujian kesamaptaan jasmani;
    • Pendalaman PMK;
    • Pemeriksaan administrasi akhir;
    • Pidang terbuka lulus sementara;
    • Kegiatan supervisi di tingkat daerah oleh tim supervisi Panitia Pusat
    • Sidang terbuka penentuan kelulusan akhir.

Persyaratan Khusus Pendaftaran Bintara Polri Khusus Penyidik Pembantu
  1. Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI
  2. Berijazah serendah-rendahnya S1 dengan program studi (kecuali sarjana seni, sastra, dokter gigi, pertanian dan pendidikan) yang terakreditasi BAN-PT minimal B dan wajib melampirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisir oleh Universitas dengan nilai rata-rata IPK minimal 2,50
  3. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenristekdikti
  4. Usia pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri lulusan S-1 minimal 17 tahun 6 bulan dan maksimal 25 tahun
  5. tinggi badan dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku :
    • pria : 165  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm
    • wanita: 160  cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 158 cm
  6. Berdomisili 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek
  7. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus serta belum pernah melahirkan bagi Casis wanita dan belum pernah punya anak kandung/biologis bagi Casis pria dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades
  8. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat
  9. Dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK)
  10. Bersedia menjalani ikatan dinas pertama minimal selama 10 (sepuluh) tahun, terhitung mulai saat diangkat menjadi Bintara Polri
  11. Memperoleh persetujuan dari orang tua / wali;
  12. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain;
  13. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian dengan prioritas pada Polda yang memerlukan penguatan sumber daya manusia dan dalam rangka pembentukan Polda baru
  14. Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian dengan sistem gugur, yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :
    • pemeriksaan administrasi awal;
    • pemeriksaan kesehatan tahap I;
    • pemeriksaan psikologi (tertulis);
    • pengujian akademik, yang meliputi : Pengetahuan Umum, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris;
    • pemeriksaan kesehatan tahap II (termasuk Keswa);
    • pengujian kesamaptaan jasmani;
    • pendalaman PMK;
    • pemeriksaan administrasi akhir;
    • sidang terbuka lulus sementara;
    • kegiatan supervisi di tingkat daerah oleh tim supervisi Panitia Pusat
    • sidang terbuka penentuan kelulusan akhir.

Persyaratan Khusus Pendaftaran Taruna AKPOL
  1. Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI
  2. Berusia minimal 17 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
  3. Memenuhi persyaratan nilai kelulusan hasil ujian akhir nasional (HUAN) untuk IPA dan IPS
  4. Berijazah serendah-rendahnya SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A,B dan C)
  5. Bukan merupakan lulusan program pendidikan kesetaraan paket A, paket B dan paket C;
  6. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) : pria : 165 cm, dan wanita : 160 cm
  7. Berdomisili 1 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek
  8. Bagi Catar dari SMA Taruna Nusantara dan Krida Nusantara yang masih kelas III dapat mendaftar di Polda seluruh wilayah NKRI, sedangkan untuk lulusan tahun sebelumya mendaftar sesuai domisili Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  9. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah/kawin selama dalam pendidikan akpol, belum pernah melahirkan bagi catar wanita dan belum pernah punya anak kandung/biologis bagi catar pria
  10. Tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak ditindik/memiliki bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat
  11. Dnyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK)
  12. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI & bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian
  13. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen
  14. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Perwira Polri
  15. Memperoleh persetujuan dari ortu/wali
  16. Ttidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain
  17. Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan :
    • mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan
    • bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan , bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan taruna akpol
  18. Bagi yang memiliki prestasi di tingkat provinsi/nasional/internasional agar dilampirkan sertifikatnya untuk dijadikan pertimbangan dalam penentuan kelulusan;
  19. Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian tingkat Panda dengan sistem gugur, yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :
    • pemeriksaan administrasi awal;
    • pemeriksaan kesehatan tahap I;
    • pemeriksaan psikologi (tertulis);
    • pengujian akademik, yang meliputi : Pengetahuan Umum, Bahasa Indonesia, Matematika (IPA dan IPS);
    • pemeriksaan kesehatan tahap II (termasuk Keswa);
    • pengujian kesamaptaan jasmani dan antropometri ;
    • pendalaman PMK;
    • pemeriksaan Administrasi Akhir;
    • sidang terbuka kelulusan tingkat panda;
  20. Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian tingkat Panpus dengan sistem gugur, yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :
    • Sistem gugur meliputi :
      • Pemeriksaan Administrasi;
      • Pemeriksaan Kesehatan;
      • Pemeriksaan Psikologi Wawancara dan Pendalaman PMK
      • Pengujian Jasmani dan Antropometri
    • Sistem ranking;
      • uji TPA dan TOEFL
      • Pemeriksaan Penampilan
      • Sidang Terbuka Kelulusan Tingkat Akhir Pusat

Persyaratan Khusus Pendaftaran Tamtama Polri
  1. Pria bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI
  2. Berijazah serendah-rendahnya SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A dan B)  atau SMK yang sesuai dengan kompetensi tugas Polri (kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan) dengan kriteria lulus
  3. Bagi yang masih duduk di kelas XII SMA/MA dan SMK menggunakan nilai rata-rata raport semester 1 setelah dinyatakan lulus menyerahkan ijazah dan diberlakukan persyaratan di atas
  4. Usia pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Tamtama Brimob dan Polair, minimal 17 tahun 8 bulan dan maksimal 22 tahun
  5. Tinggi badan minimal 165 cm,  khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm
  6. Memiliki kemampuan fisik yang baik dan wajib bisa berenang;
  7. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat
  8. Dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK)
  9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian dengan prioritas pada Polda yang memerlukan penguatan sumber daya manusia dan dalam rangka pembentukan Polda baru
  10. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud
  11. Melampirkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek
  12. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan Tamtama  Brimob dan Polair, ditambah 1 (satu) tahun setelah lulus serta belum pernah punya anak kandung/biologis bagi Casis pria
  13. Bersedia menjalani ikatan dinas minimal selama 10 (sepuluh) tahun, terhitung mulai saat diangkat menjadi Tamtama Polri
  14. Memperoleh persetujuan dari orang tua/wali
  15. Tidak terikat Perjanjian Ikatan Dinas dengan instansi lain
  16. Mengikuti dan lulus pemeriksaan / pengujian dengan sistem gugur, yang meliputi materi dan urutan giat sebagai berikut :
    • Pemeriksaan administrasi awal;
    • Pemeriksaan kesehatan tahap I;
    • Pemeriksaan dan ujian psikologi tertulis;
    • Pengujian Akademik;
    • Pemeriksaan kesehatan tahap II (termasuk Kesehatan Jiwa);
    • Ujian kesamaptaan jasmani
    • Pendalaman PMK (Penelusuran Mental Kepribadian)
    • Pemeriksaan administrasi akhir;
    • Kkegiatan supervisi di tingkat daerah oleh tim supervisi Panitia Pusat;
    • Sidang terbuka kelulusan akhir;

Baca Juga Artikel Terkait :

Demikianlah informasi yang dapat admin sampaikan pada kesempatan ini tentang Persyaratan Pendaftaran Polri. Mudah-mudahan informasi tersebut bermanfaat bagi anda yang  berminat untuk mendaftarkan diri menjadi calon anggota Polri.

Mari bantu bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat anda yang membutuhkan. Caranya klik tombol G+1 yang tersedia, lalu pilih teman anda, *gratis, atau bisa juga hsre (fb). Cukup sekian info dari admin dan salam sukses selalu.