Selamat datang di web pendaftaranonline.web.id . Temukan dan baca informasi yang anda butuhkan di web ini. Temukan informasi anda dengan mengetik kata kunci pada kolom search yang tersedia. Sebagai contoh ketik saja "SNMPTN, SBMPTN, Bidikmisi, Dikti, PMDK-PN, SPMB, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, TNI-POLRI, Siswa Baru, dll". Jangan lupa untuk share informasi yang ada pada teman-teman yang membutuhkan dan sukai juga halaman web kami yang ada di sebelah kanan. Terima kasih atas kunjungan anda.

Pendaftaran Tenaga Kesehatan TNI 2017-2018

Tenaga Kesehatan TNI 2017 -- Pendaftaran Tenaga Kesehatan TNI, Pendaftaran Calon PaPK Tenaga Kesehatan TNI, Pengumuman Penerimaan Calon Tenaga Kesehatan TNI, Penerimaan Calon Perwira Prajurit Karir TNI Khusus Tenaga Kesehatan, Rekrumen Tenaga Kesehatan TNI, 2019. 2020.

Kali ini admin akan memberikan informasi tentang Pendaftaran Tenaga Kesehatan TNI 2017-2018. Informasi ini utamanya ditujukan bagi anda yang berminat untuk mendaftar menjadi tenaga kesehatan di TNI. Mari simak informasi selengkapnya berikut ini.

http://www.pendaftaranonline.web.id/

TNI atau Tentara Nasional Indonesia adalah pasukan perang yang dimiliki oleh Indonesia untuk menjaga keamanan di wilayah darat, laut, dan udara Indonesia.

Setiap tahunnya, TNI selalu melakukan perekrutan calon anggota baru, baik itu untuk TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU yang nantinya setelah diterima harus siap ditempatkan diseluruh wilayah Indonesia.

Perekrutan anggota TNI bukan hanya untuk calon prajurit yang bertugas untuk menjaga keamanan, tetapi TNI juga melakukan perekrutan calon tenaga kesehatan.

Perekrutan  calon tenaga kesehatan TNI diperuntukkan bagi lulusan Sarjana Profesi (S1 Profesi), Sarjana (S1), dan Diploma 3.

Bagi anda yang berminat menjadi tenaga kesehatan TNI, silahkan simak rincian informasinya berikut ini.

Persyaratan Umum
  1. Telah lulus dan berijazah S-1 Profesi/S-1/D-3 dari perguruan tinggi negeri atau swasta sesuai jurusan/program studi yang ditentukan dengan menunjukkan akreditasi program studinya (minimal akreditasi “B”).
  2. Saat pembukaan pendidikan pertama, usia tidak lebih dari :
    • 26 tahun bagi yang berijazah D-3
    • 30 tahun bagi yang berijazah S-1
    • 32 tahun bagi yang berijazah S-1 profesi.
  3. IPK untuk jurusan/program studi akreditasi ”A” tidak kurang dari:
    • 2,80 untuk yang berijazah S-1 maupun S-1 Profesi.
    • 2,70 untuk yang berijazah D-3.
  4. Persyaratan IPK untuk jurusan/program studi akreditasi “B” tidak kurang dari:
    • 3,00 untuk yang berijazah S-1 maupun S-1 Profesi.
    • 2,90 untuk yang berijazah D-3.
  5. Perguruan tinggi binaan Kemhan/TNI yaitu UPN Veteran, Universitas Suryadarma, STT Adi Sucipto, Universitas Nurtanio (UNNUR), Universitas Jenderal Achmad Yani dan Universitas Hang Tuah, persyaratan IPK tidak kurang dari:
    • 2,80 untuk yang berijazah S-1 maupun S-1 Profesi.
    • 2,70 untuk yang berijazah D-3.
  6. Berstatus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Dikma, untuk pendaftar berprofesi  dokter umum diperbolehkan sudah menikah namun bagi  wanita  yang berprofesi  Dokter  Umum belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak / hamil selama dalam Dikma.
  7. Tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI, berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
  8. Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba.
  9. Tinggi badan minimal untuk Pria 163 cm dan untuk wanita 157 cm dengan berat badan seimbang.
  10. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi Perwira TNI.
  11. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah NKRI.
  12. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri.
  13. Bagi karyawan harus dapat persetujuan dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk Dikma TNI.
  14. Lulus  pemeriksaan / pengujian  baik  di  daerah maupun di pusat yang meliputi : 
    • Administrasi, Kesehatan, Kesamaptaan jasmani, Psikologi, Mental Ideologi dan Pantukhir.
  15. Menyerahkan Surat keterangan bebas narkoba dan surat kesehatan dari Rumah Sakit Pemerintah pada saat Daftar ulang di tempat pendaftaran.
  16. Internsip dilaksanakan setelah selesai Pendidikan dan dilaksanakan di Rumah Sakit TNI dimana Dokter TNI ditugaskan

Panduan Pendaftaran
  1. Calon mendaftar secara Online melalui internet dengan website : rekrutmen-tni.mil.id dan mengisi formulir pendaftaran.
  2. Daftar ulang secara fisik ke tempat pendaftaran yang telah ditentukan dengan menunjukan cetakan formulir pendaftaran.
  3. Membawa Dokumen asli : Surat pendaftaran, Akte kelahiran, KTP Calon, KTP orang tua/Wali, Kartu Keluarga (KK), SKCK, Ijazah & SKHUN SD, SLTP, SLTA sederajat, kesarjanaan, Diploma, pas photo hitam putih dan berwarna 4 x 6 (20 lembar) dan Rapot SLTA sederajat.
  4. Bagi  yang  pindah Domisili membawa surat keterangan pindah Domisili dari kelurahan / Kecamatan.
  5. Masing-masing di fotocopy satu lembar dan dilegalisir.
  6. Menyetakan Surat keterangan bebas Nakoba dan surat Kesehatan dau umah Sakit Pemerintah

Cara Pendaftaran Online
  1. Silahkan akses alamat website : rekrutmen-tni.mil.id
  2. Klik Pilihan menu pendaftaran yang sedang dibuka (pilih Tenaga Kesehatan TNI)
  3. Klik tombol Daftar/Registrasi dibagian sebelah kanan
  4. Kemudian isi data-data pendaftaran seperti : Nama Lengkap, Tempat & Tanggal Lahir, NIK / Nomor KTP, Jenis Kelamin, Email, dan Validasi Sandi Rahasia
  5. Setelah itu klik tombol "daftar"
  6. Password akan muncul setelah Anda mengisi form dengan benar. Selain itu, password juga akan dikirimkan ke alamat email yang telah daftarkan.
  7. Selanjutnya login ke alamat rekrutmen-tni.mil.id lalu pilih Tenaga Kesehatan TNI. 
  8. Login menggunakan alamat email / username dan password, lalu klik tombol "masuk"
  9. Lengkapi data pendaftaran anda lalu cetak formulir pendaftaran untuk dibawa pada saat pendaftaran ulang di lokasi pendaftaran.

Tempat Pendaftaran Ulang

Tempat pendaftaran ulang merupakan tempat untuk calon peserta mendaftar secara langsung setelah sebelumnya mendaftar secara online. Calon peserta datang langsung ke lokasi tempat pendaftaran ulang di daerah masing-masing dengan membawa cetakan formulir pendaftaran dan berkas pendaftaran asli seperti yang disebutkan pada panduan pendaftaran di atas.

Berikut adalah daftar lokasi pendaftaran ulang:
  1. Medan (Ajendam I Bukit Barisan)
  2. Padang (Lantamal II Padang)
  3. Riau (Lanud Rsn Pekanbaru)
  4. Palembang (Ajendam II Sriwijaya)
  5. Bengkulu (Ajenrem 041/Garuda Mas)
  6. Jambi (Ajenrem 042/Garuda Putih)
  7. Lampung (Ajenrem 043/Garuda Hitam)
  8. Banten (Ajenrem 064/Maulana Yusuf)
  9. Panda Jakarta (Ajendam Jaya)
  10. Bandung (Ajendam III Siliwangi)
  11. Cirebon (Ajenrem 063/Sunan Gunung Jati)
  12. Bogor (Ajenrem 061/Surya Kancana)
  13. Semarang (Ajendam IV Diponegoro) 
  14. Yogyakarta (Lanud Adi Sutjipto)
  15. Solo (Ajenrem 074/Warastratama)
  16. Purwokerto (Ajenrem 071/WK)
  17. Surabaya (Ajenrem 084/Bhaskara Jaya)
  18. Malang (Lanud Abdulrachman Saleh)
  19. Madiun (Lanud Iswahyudi)
  20. Balikpapan (Ajendam VI/Mulawarman)
  21. Banjarmasin (Lanal Banjarmasin)
  22. Pontianak (Ajendam XII/Tanjungpura)
  23. Palangkaraya (Ajenrem 102/Panju Panjung)
  24. Makassar (Ajendam VII Wirabuana)
  25. Manado (Lantamal VIII Manado)
  26. Palu (Lanal Palu)
  27. Kendari (Lanal Kendari)
  28. Maluku/Ambon (Ajendam XVI/Pattimura)
  29. Ternate (Ajenrem 152/Babullah)
  30. Bali (Ajendam IX/Udayana)
  31. NTT (Ajenrem 161/WS Kupang)
  32. NTB (Ajenrem 162/WB)
  33. Jayapura (Ajendam XVII Cendrawasih)
  34. Biak (Ajenrem 173/Praja Vira Braja)
  35. Manokwari (Kodim 1703/Manokwari)
  36. Sorong (Ajenrem 171/Praja Vira Tama)
  37. Merauke (Lantamal XI Merauke)

Jurusan dan Jumlah Tenaga Kesehatan yang dibutuhkan
  • Akan diupdate kemudian

Jadwal Pelaksanaan
  • Pendaftaran Tenaga Kesehatan TNI dibuka sekitar bulan Juli

Catatan : Apabila ada perubahan atau perbedaan informasi, maka yang berlaku adalah yang ada di website resmi Rekrutmen Tenaga Kesehatan TNI

Penting!!!
Selama proses seleksi, panitia tidak memungut biaya apapun kepada peserta. Jika ada oknum yang mengatasnamakan panitia yang meminta sejumlah bayaran kepada peserta, maka harus segera dilaporkan pada panitia terdekat.

Baca juga Pendaftaran Calon Anggota TNI AD AL AU

Demikianlah informasi dari admin mengenai Pendaftaran Tenaga Kesehatan TNI. Mudah-mudahan informasi tersebut bermanfaat dan dapat memberikan pencerahan bagi anda.

Persiapkanlah diri anda sebaik mungkin agar harapan anda untuk bisa lulus seleksi dan diterima menjadi tenaga kesehatan TNI. Amin ya robbal 'alamin.

Mari bantu berbagi (G+1) atau share (FB) informasi ini pada rekan atau kerabat anda lainnya yang membutuhkan dan sukai juga halaman web kami.